Selamat, Perempuan Mahardhika

logo mahardhika 3 dimensiFatima Yhaz*

Perjuangan pembebasan perempuan sebagai salah satu bagian dari pembebasan keseluruhan umat manusia merupakan sebuah tantangan besar bagi kaum revolusioner. Sebab sampai hari ini, masih banyak yang menganggap perjuangan pembebasan perempuan sebagai perjuangan yang kurang politis dibandingkan dengan isu-isu kerakyatan lainnya.Ditengah hambatan perjuangan pembebasan perempuan yang  datang dari kebudayaan, sistem yang menindas, kaum fundamentalisme reaksioner anti demokrasi, serta hambatan yang datang dari kaum gerakan itu sendiri, kehadiran Perempuan Mahardhika, sebagai organisasi massa perempuan yang menggagas ide-ide feminisme sosialis, menyuarakan berbagai problem yang meresahkan perempuan, demi mewujudkan pergerakan perempuan yang bertujuan untuk membangun kekuasaan rakyat, adalah sebuah kebutuhan.

Berangkat dari sejarah awal pembentukannya yang telah berkisar pada angka 10 tahun hingga menjadikan Perempuan Mahardhika sebagai pelopor organisasi massa perempuan yang tak memisahkan perjuangan perempuan dengan kepentingan perjuangan kelas, akan memungkinkan Perempuan Mahardhika menjadi  embrio bagi munculnya kembali konsolidasi payung gerakan pembebasan perempuan di negeri ini.

Situasi yang saat ini masih menunjukkan tingginya fakta-fakta diskriminasi terhadap perempuan di berbagai sektor, tentunya menjadi suatu tantangan besar bagi Perempuan Mahardhika untuk terus melanjutkan pembangunan pergerakan pembebasan perempuan. Di sisi lain, juga menjadi penting bagi kita yang mengatasnamakan kaum yang bergerak di jalur kerakyatan, untuk menilai kembali seberapa besar kepedulian kita terhadap persoalan diskriminasi dan kekerasan perempuan yang merupakan bagian dari rakyat, dan kemudian turut menyuarakan problematika ini agar dapat semakin  dimengerti oleh massa rakyat yang lebih luas diberbagai lapisan masyarakat, sehingga kreativitas jalan keluarnya akan dapat kita wadahi sebagai sebuah kekuatan mobilisasi partisipasi rakyat. Karena tak dapat dipungkiri, untuk memberikan pengertian dan melakukan pewadahan terkait penindasan perempuan dan mengolahnya menjadi potensi radikalisasi massa, bukanlah suatu pekerjaan yang mudah.

Maka kepada Perempuan Mahardhika yang baru saja melaksanakan Konferensi Nasional I pada 15-17 Maret 2013 yang lalu, pantaslah kita mengucapkan Selamat. Juga selamat kepada struktur kepengurusan terpilih Komite Nasional Perempuan Mahardhika periode terbaru. Semoga dapat mengemban amanah perjuangan perempuan dan perjuangan rakyat dengan sebaik-baiknya, dan tak pernah lelah untuk berkontradiksi.

Perjuangan mengganti kekuasaan agar menjadi kekuasaan yang dibentuk dari, oleh, dan untuk rakyat bukanlah pekerjaan mudah, dan perjuangan pembebasan perempuan merupakan syarat sekaligus bagian penting dari perjuangan tersebut sehingga kekuatan rakyat sanggup membentuk kekuasaan rakyat.  Sehingga masyarakat tanpa kelas dengan sistem yang adil dan setara tak lagi hanya sebatas cita-cita.***

* Koresponden Politik Rakyat Kalimantan Timur

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s